β Kembali ke Potensi Desa
Pertanian
Petani Buah Melon Pak Kastaji
π
12 August 2026
π Dusun Sumberoto, Kec KepohBaru
Budidaya Melon milik Bapak Kastaji merupakan salah satu potensi pertanian unggulan di Desa Sumberoto. Berpengalaman menanam melon sejak tahun 1987, Bapak Kastaji telah puluhan tahun menekuni komoditas ini karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi dibandingkan tanaman lainnya. Berbekal pengalaman tersebut, beliau mampu menghasilkan melon berkualitas yang dipasarkan kepada para penebas dari berbagai daerah.
Bapak Kastaji membudidayakan berbagai varietas melon, di antaranya Amanda, Devina, Gracia, Apollo, Sakata (daging merah), dan Pertiwi. Dalam satu kali masa panen pada lahan seluas ΒΌ hektar (sekitar 750 mΒ²), hasil produksi dapat mencapai 4β5 ton. Dengan kualitas panen yang baik dan harga jual yang tinggi, terutama pada musim tanam terbaik di bulan Agustus, Oktober, dan November, omzet yang diperoleh dapat mencapai puluhan juta rupiah.
Keberhasilan budidaya melon tentu tidak lepas dari berbagai tantangan. Perubahan cuaca, serangan hama, dan penyakit tanaman menjadi kendala yang harus dihadapi, sehingga diperlukan perawatan yang intensif dan biaya pemeliharaan yang tidak sedikit. Meskipun pernah mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah akibat gagal panen, semangat Bapak Kastaji untuk terus mengembangkan usaha melon tidak pernah surut. Pengalaman panjang tersebut justru menjadi bekal untuk menentukan waktu tanam yang tepat dan menghasilkan buah dengan kualitas terbaik.
Setiap hasil panen terlebih dahulu disortir sebelum dijual kepada penebas yang menawarkan harga terbaik. Berkat konsistensi dalam menjaga kualitas, budidaya melon milik Bapak Kastaji tidak hanya menjadi sumber penghasilan keluarga, tetapi juga menjadi salah satu contoh keberhasilan petani hortikultura di Desa Sumberoto. Bahkan, pengalaman dan keberhasilannya di bidang budidaya melon pernah membawanya memperoleh undangan dalam kegiatan dan perlombaan petani melon yang diselenggarakan oleh perusahaan penyedia benih, sebagai bentuk apresiasi terhadap para petani berprestasi.
Bapak Kastaji membudidayakan berbagai varietas melon, di antaranya Amanda, Devina, Gracia, Apollo, Sakata (daging merah), dan Pertiwi. Dalam satu kali masa panen pada lahan seluas ΒΌ hektar (sekitar 750 mΒ²), hasil produksi dapat mencapai 4β5 ton. Dengan kualitas panen yang baik dan harga jual yang tinggi, terutama pada musim tanam terbaik di bulan Agustus, Oktober, dan November, omzet yang diperoleh dapat mencapai puluhan juta rupiah.
Keberhasilan budidaya melon tentu tidak lepas dari berbagai tantangan. Perubahan cuaca, serangan hama, dan penyakit tanaman menjadi kendala yang harus dihadapi, sehingga diperlukan perawatan yang intensif dan biaya pemeliharaan yang tidak sedikit. Meskipun pernah mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah akibat gagal panen, semangat Bapak Kastaji untuk terus mengembangkan usaha melon tidak pernah surut. Pengalaman panjang tersebut justru menjadi bekal untuk menentukan waktu tanam yang tepat dan menghasilkan buah dengan kualitas terbaik.
Setiap hasil panen terlebih dahulu disortir sebelum dijual kepada penebas yang menawarkan harga terbaik. Berkat konsistensi dalam menjaga kualitas, budidaya melon milik Bapak Kastaji tidak hanya menjadi sumber penghasilan keluarga, tetapi juga menjadi salah satu contoh keberhasilan petani hortikultura di Desa Sumberoto. Bahkan, pengalaman dan keberhasilannya di bidang budidaya melon pernah membawanya memperoleh undangan dalam kegiatan dan perlombaan petani melon yang diselenggarakan oleh perusahaan penyedia benih, sebagai bentuk apresiasi terhadap para petani berprestasi.
π Informasi Kontak & Lokasi
π
Lokasi / Alamat
Dusun Sumberoto, Kec KepohBaru
Bagikan ke:
Potensi Lainnya di Kategori Pertanian
Penggilingan Padi Pak Mudi
Proses penggilingan dilakukan secara fleksibel sesuai jumlah gabah yang dibawa p...
Pertani Tanaman Padi
Budidaya Padi milik Bapak Sarpin menjadi salah satu potensi pertanian yang terus...
Petani Bawang Merah Pak Yahman
Budidaya Bawang Merah milik Bapak Yahman menjadi salah satu potensi pertanian ho...